Ngopi Yuk!

IMG_00001293

Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan. (Dewi Lestari)

Kegiatan minum kopi sudah menjadi kebiasaan di masyarakat luas sejak dulu hingga kini. Banyak pendapat yang menceritakan tentang sejarah kebiasaan minum kopi. Mulai dari kisah tentang pengembala dari Abessynia (sekarang Ethiopia) bernama Kaldi, yang menemukan tumbuhan kopi saat ia sedang menggembalakan kambingnya, sekitar abad ke-9 Masehi. Kemudian berkembanglah hingga ke daerah Mesir, Yaman, Turki, Persia, dan belahan bumi lainnya hingga sekarang. Ada pula pendapat yang mengatakan kebiasaan minum kopi awalnya dilakukan oleh Ali Al-Shadili (yang juga berasal dari Abessynia) untuk membuatnya tetap terjaga bila ingin melakukan sholat malam. Sejak itu khasiat kopi sebagai penghilang rasa kantuk terkenal hingga ke seluruh pelosok dunia.

Kopi atau yang dalam bahasa Inggris disebut coffee, berasal dari bahasa Arab yaitu qahwah, artinya kekuatan. Pendapat lain mengatakan kopi berasal dari kata kahveh, sebuah kata dari bahasa Turki.

Ada dua jenis kopi yang umumnya diminum dan diproduksi di dunia. Yaitu kopi arabika dan kopi robusta. Kopi arabika berasal dari spesies pohon kopi Arabica. Pohon ini biasa tumbuh di dataran tinggi, kandungan kafeinnya tidak lebih dari1,5 persen. Sedangkan kopi robusta berasal dari spesies pohon kopi Canephora, tumbuh di dataran yang lebih rendah. Canephora memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, sekitar 2,8 persen. Jenis ini biasa digunakan untuk membuat kopi instant karena rasanya yang lebih netral dan aroma kopinya yang lebih kuat.

Terlepas dari rasanya yang enak, minum kopi ternyata juga mempunyai efek samping. Terutama bila diminum secara berlebihan. Kafein memiliki efek stimulan yang cukup berbahaya, seperti membuat orang sulit tidur, sulit mengendalikan emosi, dan sulit konsentrasi. Kabarnya, kafein juga diindikasikan sebagai pemicu kanker bila dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah tertentu. Kopi yang diminum tanpa disaring dan langsung dipanaskan juga dapat meningkatkan kadar kolestrol dalam darah hingga 10 persen. Karena itu para dokter menyarankan untuk meminum kopi dalam jumlah yang wajar bagi ibu hamil dan menyusui, penderita jantung, ginjal serta darah tinggi. Sebaiknya tidak lebih dari satu cangkir sehari.

Namun ternyata banyak pula penelitian yang berpendapat bahwa minum kopi juga mempunyai efek positif. Kafein dapat mencegah gigi berlubang, karena kafein dapat membunuh bakteri pada gigi. Kafein juga dapat menyembuhkan sakit kepala, karenanya dianjurkan bagi penderita migrain untuk minum secangkir kopi pekat atau teh hitam. Manfaat lain dari kafein adalah dapat melebarkan saluran bronkial, hingga membantu melegakan pernafasan bagi penderita asma. Kafein dapat menangkal radikal bebas yang merusak sel DNA. Itulah sebabnya saat ini kopi juga telah menjadi slah satu bahan produk perawatan kulit. Dan masih banyak lagi khasiat lainnya.

Saat ini, kegiatan minum kopi bukan hanya dimaksudkan sebagai penghilang rasa kantuk belaka. Rasa kopi yang nikmat dan aromanya yang harum banyak digemari berbagai kalangan, hingga menjadikannya sebagai kebiasaan untuk diminum sehari-hari. Kopi cocok untuk diminum pagi, siang, atau sore hari, baik dalam keadaan hangat ataupun dingin. Bahkan belakangan ini minum kopi sudah menjadi tren pergaulan di kota-kota besar. Berbagai tempat yang menjual kopi bisa kita temukan dengan mudah, mulai dari yang berjualan di warung tenda, mini market, hingga di coffee shop ternama. Belum lagi warung-warung kopi di pinggir jalan yang sudah lama kita tahu.

(Dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s