Sri Paduka Raja

Dengarlah Baginda,

Sesungguhnya hamba hanyalah papa

Hamba tak lagi punya cita

Yang hamba punya hanya kerangka

Dan nafas yang satu dua

 

Hamba tak peduli, Baginda

Sebesar apa singgasana

Bertabur apa mahkota

Apakah negara ini berdigdaya

Yang hamba peduli hanya

Sekiranya ada sepiring ketela di atas meja

 

Karena telah penuh hati ini, Baginda

Akan harapan jatuhnya madu dari bibir Paduka

Karena Sri Patih kerap mencekik leher hamba

Dengan cemeti pemecut kuda

Sekiranya hamba alpa memberi upeti untuk Baginda

 

Jelata tetaplah jelata, Paduka

Tak akan berubah menjadi Raja

Sudra tetaplah sudra!

Tapi Anda pun tetap manusia, bukannya dewa.

Apakah wewenang Anda mengkastakan manusia?

 

Bahwasannya adalah…

Harta dan kuasa yang sesungguhnya duduk di singgasana

Bukanlah Anda…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s