Surat Cinta Terakhir

IMG_20180714_115624Kepada yang terkasih,

Awalnya, aku meringkuk nyaman dalam kelopak kuncup teratai berbilang ganjil. Ingin gantikan fana dengan maya, karena auraku nan legam membias padanya. Hanya bermasyuk dalam dimensi ciptaanku bersama ruh kesembilan yang selalu melekat erat di kepalaku. Satu… Dua… Hingga entah berapa kali evolusi Bumi yang mencumbu Matahari. Aku tetap seperti itu, tak terusik waktu yang kian membawaku tumbuh remaja bagai kijang muda yang terpisah dari kelompoknya, melompat-lompat sendirian di tengah padang.

Continue reading