Menyepi Aku 2

Maka,

Menyepiku di sini,

Tanah tinggi menjunjung langit

Ngarai hitam di bawah telapakku

Terbeku diam di titik lima belas derajat

Punah…

Punahlah rasa,

Dihantar pucuk-pucuk hijau muda

Diasingkan lembabnya mendung

Bersama kabut yang mengalir basah ke paru-paru

Mengikis habis runutan langkah

Akan indahnya masa dua setengah dasawarsa

Hanya menggeleng lemah dalam pasungan takdir

Tak lena…

Tak daya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s